https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/issue/feed Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) 2022-05-09T09:10:27+07:00 Muhammad Luthfi Hamzah ceej.yrpi@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>CEEJ : Community Engagement and Emergence Journal</strong> <strong>(e-ISSN:2715-9752, p-ISSN:2715-9868)</strong> is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community services.</p> <p>The scope and focus of this journal are Human development, education and national competitiveness, Poverty Alleviation based on local resources, Management of wisdom and rural areas, Economic development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries and MSMEs, Development of environmental technology, Health, Nutrition, Tropical Diseases, as well as national integration and social harmony. Start from December 2021, The CEEJ Journal is published three times a year, every April, August and December.</p> <p><strong>CEEJ is a journal under Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI).</strong></p> https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/528 Aktivitas Fisik Remaja Putri Pada Masa Pandemi Covid-19 2022-04-29T13:09:34+07:00 Muzayyana Muzayyana muzayyanananna@gmail.com Sitti Nurul Hikma Saleh muzayyanananna@gmail.com Agustin Agustin muzayyanananna@gmail.com Alhidayah Alhidayah muzayyanananna@gmail.com <p>Status pandemi Covid-19 berdampak terhadap aktivitas sehari-hari, adanya kebijakan kebijakan pembatasan sosial mengakibatkan masyarakat lebih banyak berdiam di rumah saja dan berdampak pada kebugaran fisik. Aktivitas fisik remaja selama ini berhubungan dengan aktivitas di kampus, karena kampus diliburkan oleh pemerintah selama pandemi Covid-19, remaja banyak melakukan kegiatan dalam posisi duduk seperti belajar online, bermain game online, membaca, menonton televisi / Hp. Perilaku dirumah saja akan berbahaya jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik yang aktif. Tujuan pengabdian ini diberikan kepada remaja putri dikampus institut kesehatan dan teknologi graha medika kotamobagu, agar remaja putri mengetahui manfaat dari aktifitas fisik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu aktifitas fisik dengan senam, ceramah interaktif dan diskusi. Lokasi pelaksanaan di kampus institut kesehatan dan teknologi graha medika kotamobagu. Hasil pelaksanaan kegiatan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri dikampus insititut kesehatan dan teknologi graha medika mengenai manfaat aktifitas fisik. Diharapkan pada remaja putri melakukan aktifitas fisik agar mampu mencegah obesitas dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi covid-19.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : Aktivitas Fisik, Remaja Putri, Covid-19</p> 2022-04-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/336 Pencegahan Dan Pemeliharaan Rekam Medis Dari Resiko Kerusakan Di Klinik Pratama Uwa Medika Pekanbaru 2022-03-19T15:47:59+07:00 Tri Purnama Sari journalofjhmhs20@gmail.com Fitriani Astika tripurnamasari@htp.ac.id Roslia Asrin tripurnamasari@htp.ac.id <p>Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebebkan Kerusakan Arsip Yaitu Faktor Instrinsik (Kualitas Kertas, Pengaruh Tinta, Dan Pengaruh Perekat) Dan Faktor Ekstrinsik (Faktor Lingkungan Fisik, Biologis Dan Kimiawi). Adapun yang menjadi Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Klinik Pratama UWA Medika Kota Pekanbaru Riau, berdasarkan survey dan wawancara yang dilakukan ditemukan beberapa masalah seperti pendidikan Petugas kesehatan yang berkerja di bagian rekam medis tidak sesuai dengan bidang ilmunya dimana petugas rekam medis merupakan tenaga kebidanan, selain itu petugas kesehatan tersebut belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengelolaan rekam medis yang sesuai standar penyelenggaraan rekam medis. Tim PKM juga melihat bahwasannya petugas kesehatan melakukan ISOMA di ruang rekam medis hal ini dapat menyebabkan kerusakan rekam medis baik itu dari faktor interistik maupun Ekstrinsik. Tahapan pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan dengan mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 3 tahapan, yaitu: tahapan perancangan, pelatiha/ penyuluhan, dan evaluasi. Hasil PKM ini didapat bahwa pemahaman petugas kesehatan setelah diberikannya penyuluhan mengalami peningkatan yaitu 80% petugas kesehatan sudah memahami dan mengetahui tentang Pencegahan Dan Pemeliharaan Rekam Medis dan sisanya masih belum memahami hal ini bisa saja disebabkan karena basic pendidikan petugas kesehatan yang tidak sesuai. Minimnya Pengetahuan pengetahuan petugas kesehatan mengenai Pencegahan Dan Pemeliharaan Rekam Medis Dari Resiko Kerusakanakan mengakibatkan tingginya resiko kerusakan pada berkas rekam medis seperti terkena tumpahan makanan dan minuman, termakan oleh rayap ditambah lagi berkas rekam medis yang tidak memiliki map akan semakin mudah terjadi kerusakan.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Pencegahan, Pemeliharaan, Kerusakan, Rekam Medis</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/437 Edukasi Pentingnya Gizi Seimbang di Kalangan Generasi Milenial di Kota Pekanbaru 2022-03-19T15:46:50+07:00 Nuryanti Nuryanti nuryanti@uin-suska.ac.id Haniah Lubis haniah.lubis@uin-suska.ac.id Survia Eva Putriani widiayunita136@gmail.com <p>Ketidakfahaman terhadap gizi seimbang dialami oleh generasi milenial, yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan mereka alami, diantaranya: depresi, hiperaktif, gangguan lambung, stroke, gangguan telinga, hipertensi, kondisi psikotik, gangguan mata, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe-2. Untuk itu penting adanya edukasi mengenai gizi seimbang. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi mengenai gizi seimbang dengan tahap-tahap kegiatan: 1) memberikan <em>pre test</em> tentang pemahaman generasi milenial mengenai gizi seimbang, 2) pelaksanaan kegiatan edukasi gizi seimbang dengan media video, poster, dan ppt, 3) melakukan sesi tanya jawab, 4) melakukan <em>post test</em> tentang pemahaman generasi milenial mengenai gizi seimbang. Setelah dilakukan kegiatan edukasi, maka diperoleh hasil <em>pre test</em> dan <em>post test</em> diperoleh bahwa adanya peningkatan pemahaman terhadap gizi seimbang oleh peserta. Yaitu: kategori baik dari 5% menjadi 35%. Sedangkan untuk pengetahuan pentingnya gizi seimbang dengan kategori sedang naik dari 45% menjadi 65%. Sedangkan untuk pengetahuan pentingnya gizi seimbang dengan kategori kurang turun dari 50% menjadi 0%. Diharapkan kegiatan edukasi mengenai gizi seimbang bermanfaat bagi generasi milineal maupun di kalangan generasi kolonial. Oleh karena itu diharapkan agar tidak melupakan pesan gizi seimbang.</p> <p><strong>Keywords</strong>: edukasi, kesehatan, gizi seimbang, gaya hidup, generasi milenial.</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/435 Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Kesehatan “Bahaya Rokok Bagi Kesehatan di SMPN 7 Pekanbaru” 2022-03-19T15:45:18+07:00 Syukaisih Syukaisih iceondja@gmail.com Hayana Hayana hayana.yana1986@gmail.com Alida Zaresi hayana.yana1986@gmail.com <p>Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang sekitar 70-120 mm (bervariasi tergantung Negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup melalui mulut pada ujung lainnya (Jaya, 2009). Berbagai dampak dan bahaya merokok, dalam rokok terkandung tidak kurang dari 4.000 zat kimia beracun. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SMPN 7 Pekanbaru, guru bidang kesiswaan mengatakan bahwa, siswa SMPN 7 sudah ada yang merokok. Siswa pernah kedapatan merokok diluar lingkungan sekolah dan guru memberikan peringatan agar tidak mengulangi perilaku merokok tersebut. Guru hanya memberikan sanksi bagi siswa yang merokok, namun untuk pemberian informasi tentang apa saja kandungan yang ada didalam rokok yang bisa membahaya bagi kesehatan, tidak pernah diinformasikan kepada siswa.</p> <p>Kata Kunci :Rokok, Pengetahuan, SMPN 7 Pekanbaru</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/452 Program Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak dan Remaja di Desa Srimahi, Taman Rahayu dan Bantar Gerbang 2022-03-19T15:43:57+07:00 Alfia Khairunnisa rindasiaga@gmail.com Siti Aisyah rindasiaga@gmail.com Sukma Dina rindasiaga@gmail.com Rinda Pangestuti rindasiaga@gmail.com <p>Maraknya pemberitahuan terkait kekerasan sesksual pada anak dan wanita menunjukan angka yang tinggi dan pada setiap tahunnya terus meningkat.Oleh karena itu,kita perlu mengadakan sosialisasi,edukasi dan memberikan tips dan trik mengenai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak dan wanita.Kekerasan seksual bisa terjadi dimanapun baik dikota maupun di perkampuangan baik kekerasan seksual verbal maupun nonverbal,hal ini dikhawatirkan terjadi diwilayah Desa Srimahi,Tamanrahayu dan Bantar gebang yang memiliki jumlah anak remaja dan wanita yang luamayan banyak. Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan What’sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata masyarakat antuasias dan menganggap ini adalah bentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat.</p> <p><strong>Kata kunci : </strong>Kekerasan Seksual, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/450 Program Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Masa Pandemi Di Kelurahan Cikiwul Dan Kelurahan Cileungsi Kidul 2022-03-19T15:43:00+07:00 Bagas Megi Azis Priyatna rindasiaga@gmail.com Dery Ramadhan rindasiaga@gmail.com Rinda Pangestuti rindasiaga@gmail.com <p>Penyelenggaraan KKN Universitas Islam 45 Bekasi tahun 2022 ini ada pada situasi covid-19 yang melanda dunia. Pandemi Covid-19 berdampak paling buruk, terutama meningkatnya kerentanan anak-anak muda untuk menjadi korban kekerasan. Pandemi Covid-19 telah mengilhami ledakan kasus kekerasan terhadap anak muda, jadi dalam kasus ini keamanan kejahatan ingin memenuhi hak-hak yang diperoleh untuk setiap anak. Tujuan Studi ini untuk mengungkap persiapan kejahatan yang akan menyelamatkan Anda dari kekerasan terhadap anak muda selama pandemi covid-19 dan keamanan kejahatan bagi anak-anak muda yang dilecehkan di seluruh dunia pandemi covid19. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pidana normatifdengan pendekatan hukum. Strategi seri kain hukum yang digunakan dalam studi yaitu melihat file atau bahan pustaka. Penataan kembali zat-zat kejahatan yang digunakan adalah aset-aset kejahatan nomor satu dan zat kejahatan sekunder. Strategi evaluasi fakta telah dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara sistematis deskriptif. Konsekuensi dari melihat tampilan bahwa upaya pemerintah untuk menyelamatkan Anda dari kekerasan Anak-anak selama Pandemi Covid-19 diambil melalui pencegahan kejahatan kejahatan dengan tujuan menyelamatkan Anda dari terjadinya pelanggaran dan keamanan tindak pidana represif dalam bentuk sanksi termasuk denda, hukuman penjara, dan konsekuensi tambahan yang diberikan jika perselisihan telah terjadi atau telah dilakukan pelanggaran. Semua pihak, masing-masing rumah tangga dan pemerintah, harus berusaha dan membela anak-anak muda agar terhindar dari segala tindakan kekerasan.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci</strong> :KKN, Pandemi,Pencegahan kekerasan , Anak</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/438 Aksi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan, Anak, dan Remaja di Kelurahan Bahagia dan Desa Telajung 2022-03-25T17:50:26+07:00 Rayyi Puspa Kuntari rindasiaga@gmail.com Siti Ami Hamidah rindasiaga@gmail.com Rinda Siaga Pangestuti rindasiaga@gmail.com <p>Kasus kekerasan seksual khususnya terhadap anak meningkat dari tahun ke tahun. Jika hal ini dibiarkan maka tentu akan dapat memberikan dampak buruk dan efek trauma bagi korban di kemudian hari. Dalam rangka memberikan edukasi dan pencegahan terhadap kekerasan seksual, penulis melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan wawasan akan jenis dan contoh kekerasan seksual yang berkembang saat ini utamanya sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan <em>What’sApp Group</em>. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata masyarakat antuasias dan menganggap ini adalah bentk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Kekerasan Seksual, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/443 Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja dan Anak di Desa Pekayon Jaya dan Desa Ciketing Udik 2022-03-25T17:46:23+07:00 Nabillah Asyifiaul Hadi rindasiaga@gmail.com Nenih Anjarwati rindasiaga@gmail.com Rinda Siaga Pangestuti rindasiaga@gmail.com <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Remaja merupakan tonggak keberlangsungan masa depan Indonesia, karna tongkat estafet perjuangan Negara ini akan dilanjutkan oleh para remaja. Mereka adalah harapan bangsa oleh karena itu, dari saat ini remaja harus dibentuk atau dipersiapkan untuk menjadi penerus yang sehat dari sudut manapun. Kekerasan seksual merupakan perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan seseorang anak atau wanita yang berakibat penderitaan psikis atau fisik. Dampak dari kekerasan seksual akan megalami trauma yang mendalam dan dapat mengganggu fungsi dan perkembangan otaknya. Maka dari itu remaja harus diarahkan dari saat ini, agar mereka bisa menjadi remaja yang baik dan tidak salah dalam pergaulan. Kekerasan seksual sering terjadi di masyarakat terutama pada remaja. Dalam rangka memberikan edukasi dan pencegahan terhadap kekerasan seksual, penulis melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan wawasan akan dampak, cara mengatasi, dan contoh kekerasan seksual yang berkembang saat. Adapun tujuan pengabdian yang dilakukan adalah untuk memberikan edukasi dan cara mencegah kekerasan seksual agar tidak terjadi kepada para remaja. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan What’sApp Group. Sosialisasi dengan remaja masjid, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata warga masyarakat terutama para remaja antuasias dan menganggap ini adalah bentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat untuk kedepannya.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Kekerasan Seksual, Pencegahan Kerasan Seksual pada Remaja dan Anak</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/451 Pencegahan Kekerasan Seksual di Kecamatan Cibitung dan Desa Kaliabang Tengah 2022-03-25T17:21:25+07:00 Lidya Fadia rindasiaga@gmail.com Melania Farah Rizki rindasiaga@gmail.com Rinda Pangestuti rindasiaga@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Salah satu tindak kejahatan yang menjadi fenomena akhir-akhir ini adalah kekerasan seksual terutama terjadi terhadap anak-anak. sudah beredar kasus kekerasan seksual terutama kepada anak. Kasus kekerasan seksual terus bertambah setiap harinya. Bahkan pelaku kekerasan seksual bisa dari lingkungan sendiri seperti orang tua kandung maupun tiri, saudara, dan kerabat dekat. Kasus yang paling sering terjadi adalah korban tidak menyadari atau diancam agar tidak memberitahukan orang lain tentang perilaku yang diterimanya. Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual, maka penting untuk mengetahui definisi kekerasan seksual. Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan Pendidikan dengan aman dan optimal. Kasus kekerasan seksual di Indonesia setiap tahunnya meningkat, bahkan kejahatan kekerasan seksual sangat sering terjadi di lingkungan keluarga, bahkan teman sebaya. Adapun tujuan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Dalam pelaksanaan pengabdian ini semoga bisa menjadi gambaran mengenai pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat agar bisa mengetahui kekerasan seksual dan pencegahannya agar keluarga tidak menjadi korban dan pelaku. Serta dapat memberikan sumbangsih berupa penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat terutama di era pandemi seperti saat ini. Salah satu upaya membantu masyarakat adalah dengan mengadakan Sosialisasi Kekerasan Seksual di lingkungan.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata Kunci :</strong> Pengabdian Masyarakat, Kekerasan Seksual, Perempuan, Anak-anak</p> 2022-04-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/448 Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan, Anak, dan Remaja di Kelurahan Pulogebang dan Desa Telajung 2022-03-25T17:43:07+07:00 Sri Mulyati rindasiaga@gmail.com Azzahra Dinda Ramadina rindasiaga@gmail.com Rinda Pangestuti rindasiaga@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Kekerasan seksual adalah suatu bentuk kontak seksual atau bentuk lain yang tidak diinginkan secara seksual. Kekerasan seksual biasanya disertai dengan stres psikologis atau fisik. Sasaran kekerasan seksual biasanya terjadi pada perempuan dan anak-anak. Kekerasan seksual terhadap anak akan menjadi trauma yang berkelanjutan hingga mereka beranjak dewasa, selain itu kekerasan intim terhadap anak dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Paramastri (2010). Sebagai generasi penerus bangsa yang berperan penting dalam pembangunan negara, setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara layak dalam harkat dan martabat kemanusiaan serta dilindungi dari penyalahgunaan dari tindakan kekerasan dan diskriminasi. Kini Indonesia sudah beanyak kasus kekerasan seksual terutama kepada anak. Kasus kekerasanseksual terus bertambah setiap harinya dari tahun ke tahun. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan <em>What’sApp Group</em>. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata bermanfaat dan masyarakat antuasias, menganggap kegiatan ini adalahbentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata kunci<em>:</em></strong> Kekerasan Seksual, Pencegahan</p> 2022-04-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/513 Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar 2022-04-18T08:12:38+07:00 Syaipuddin Syaipuddin syaifuddinzainal4@gmail.com Sitti Nurbaya syaifuddinzainal41@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Diabetes merupakan penyakit kronis, yang terjadi apabila pankreas tidak menghasilkan insulin yang adekuat, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang diproduksinya. Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah yang dikenal dengan istilah hiperglikemia. Tingginya kadar gula darah penyebab diabetes melitus dapat terjadi karena kurangnya hormon insulin ataupun tidak tercukupinya hormon insulin karena tubuh tidak dapat menggunakannya secara optimal (resistensi insulin). Kedua hal tersebut dapat terjadi secara tunggal atau kombinasi Di Kota Makassar, menurut data Dinas Kesehatan Kota Makassar pada tahun 2009 penyakit DM menempati peringkat lima dari sepuluh penyebab utama kematian yaitu sebanyak 65 kasus. Angka kejadian penyakit ini terus mengalami peningkatan yang cukup tajam. Pada tahun 2011 ditemukan sebanyak 5700 kasus dan melonjak pada tahun 2012 sebanyak 7000 kasus (Dinkes Kota Makassar, 2018). Fenomena ini menggambarkan bahwa pengendalian perilaku DM pada penyandang diabetes khususnya di kota Makassar belum optimal dilakukan..</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata Kunci: </strong>Diabetes Mellitus, Upaya Pencegahan, Kelurahan Antang</p> 2022-04-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/496 Literasi Keuangan Kepada Milenial Dalam Cerdas Finansial Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Trading Saham Syariah 2022-04-18T08:46:57+07:00 Roza Linda roza.linda1@uin-suska.ac.id Nanda Suryadi roza.linda@uin-suska.ac.id <p>Salah bentuk kecerdasan finansial adalah memilih investasi yang tepat dan menghasilkan keuntungan secara konsisten. Salah satu bentuk investasi yang bisa dilakukan oleh generasi milenial adalah investasi di pasar modal khususnya saham syariah. Sosialisasi dan edukasi investasi pada generasi melenial perlulah dilakukan sejak dini agar generasi milenial tidak terjerumus dalam investasi illegal atau invetasi bodong. Pembekalan literasi keuangan melalui pelatihan akan dapat membentuk budaya pada generasi milenial sehingga setiap generasi milenial memiliki karakter yang terbiasa untuk menabung dan berinvestasi. Kemudahan investasi di Pasar Modal sangat cocok dengan lingkungan generasi milenial yag tidak terlepas dari gawai dan smartphone. Salah satu pilihan investasi yang cocok untuk generasi milenial adalah inevstasi di saham syariah. Indonesia dengan mayortitas muslim terbesar di dunia membuka peluang perkembangan industri pasar modal syariah. Pasar Modal Syariah juga memberikan kesempatan kepada investor muslim maupun non muslim untuk berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga memerikan keyakinan atas transaksi halal pada investasi.kegiatan literasi ini di lakukan satu hari dan pendampingan nya selama 2 minggu melalui media Zoom dan Wa grup . hasil dari kegiatan ini adalah Para perserta termotivasi berivestasi di saham syariah sekitar 66 orang (65,3%) dan yang bersedia mengikuti keberlajutan pelatihan dan pendampingan saham syariah 60 orang (53,6%). Setelah berakhirnya kegiatan pengabdian masyarakat, peserta pelatihan memiliki wawasan dan pengatahuan bagaimana manfaat yang bisa diperoleh dengan berinvestasi di saham syariah.</p> <p><strong><em>Keywords</em></strong>:,Milenial Cerdas, Trading Saham Syariah</p> 2022-04-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/517 Melaksanakan Bisnis Wirausaha Sosial Pada Organisasi Nirlaba 2022-04-22T10:37:11+07:00 Mulawarman Awaloedin mulawarman.sisterstma@gmail.com <div> <p class="TextBodyCxSpFirst"><span lang="EN-US">Program pengabdian kepada masyarakat ini di rancang untuk memberikan layanan kepada masyarakat menengah bawah dalam bentuk layanan pendidikan non formal, santunan, dan bantuan pasca bencana alam. Adapun layanan pendidikan non formal yang baru dilaksanakan adalah pendidikan membaca Al Quran, berlatih matematika veda, serta memberikan santunan dan bantuan pasca bencana. Kegiatan dipusatkan di Jalan Persahabatan Timur, Jakarta Timur dengan jangkauan Jakarta, Bekasi dan Tanjung Pinang. Dampak positif dari kegiatan ini adalah para peserta dari kalangan dewasa menjadi lebih sering berinteraksi dengan Al-Qur’an, dan termotivasi untuk terus belajar meskipun usia sudah tidak muda lagi. Sedangkan untuk remaja yang belajar menghitung cepat, mampu menyelesaikan soal-soal ujian di sekolah dengan baik. Umpan balik dari peserta dewasa adalah mereka melanjutkan berlatih bahasa arab. Sesuai dengan modul yang dikembangkan dari akte pendirian, rencana tindak lanjut adalah memindahkan pusat kegiatan ke Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.</span></p> </div> <div> <p class="TextBodyCxSpMiddle"><strong><span lang="EN-US">Kata Kunci : </span></strong><span lang="EN-US">usaha sosial<strong>, </strong>pendidikan non formal</span></p> </div> 2022-04-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/539 Penguatan Kelembagaan Kebijakan Pengembangan Desa Wisata Dengan Memanfaatkan Potensi Wisata Di Desa Legok Jawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran 2022-05-09T09:10:27+07:00 Thomas Bustomi thomas.bustomi@unpas.ac.id Soleh Suryadi soleh_suryadi@unpas.ac.id Bambang Heru P bambangherupurwanto@unpas.ac.id Eddy Yusup SP eddyyusuf@unpas.ac.id Heri Erlangga heri_erlangga@unpas.ac.id Ade Irawan ade.irawan@unpas.ac.id <p style="font-weight: 400;">Desa Legok Jawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran belum banyak dikenal oleh wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Tetapi, perkembangan Desa sebagai daya tarik wisata mengalami perubahan setelah ada fasilitas nya lapangan Pacuan Kuda bertaraf internasional. Di mana, selama ini potensi Desa daya tariknya mengandalkan keindahan pesisir pantainya, tampak masyarakatnya pun kurang cepat tanggap terhadap situasi tersebut, sehingga keberadaan potensi alam dan pengelolaannya belum melibatkan secara bersamaan dengan masyarakat sehingga hasilnya perlu adanya dorongan kelembagaan baik Stakeholder pemerintah daerah maupun Shareholder dalam menggali potensi yang positif, diharapkan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan seiring dengan fasilitas yang ada. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode <em>Focus Group Discussion</em> ( FGD) secara kelembagaan melibatkan <em>stakeholders </em>dan <em>shareholders </em>yang interaktif serta konstruktif . Hasil dari kegiatan ini, terlihat jumlah peserta yang hadir merepresentasikan tugas pokok organisasinya secara kelembagaan dibidang kepariwisataa diwilayah adminstratif Kabupaten Pangandaran . Interaksi peserta mengikuti kegiatan dan kesepahaman peserta secara konstruktif dan konseptual dalam bentuk dokumen rencana aksi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah dalam mengembangkan kelembagaan kepariwisataan yang berbasis masyarakat yang berkelanjutan serta memberikan penguatan kelembagaan tentang manfaat kepada pemerintah , dunia swasta dan masyarakat secara bertahap dapat mendorong peran <em>Good Governance</em> , diperlukan peran aktif kepemerintahan dalam upaya mencari kolaborasi secara kelembagaan potensi Desa Legok Jawa Kabupaten Pangandaran sebagai potensi Desa Wisata berkelanjutan pada khususnya dan Kabupaten Pangandaran pada umumnya.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata kunci :</strong> Kelembagaan, Kebijakan Pariwisata, Potensi wisata</p> 2022-05-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)