Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej <p><strong>CEEJ : Community Engagement and Emergence Journal</strong> <strong>(e-ISSN:2715-9752, p-ISSN:2715-9868)</strong> is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community services.</p> <p>The scope and focus of this journal are Human development, education and national competitiveness, Poverty Alleviation based on local resources, Management of wisdom and rural areas, Economic development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries and MSMEs, Development of environmental technology, Health, Nutrition, Tropical Diseases, as well as national integration and social harmony. <strong>CEEJ Journal Published 2 times a year, every January and July.</strong></p> <p><strong>CEEJ is a journal under Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI).</strong></p> en-US ceej.yrpi@gmail.com (Muhammad Luthfi Hamzah) muhammadluthfihamzah@gmail.com (Muhammad Luthfi Hamzah) Thu, 01 Jul 2021 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Penyuluhan Hukum Pentingnya Perlindungan Lingkungan Melalui Penanaman Mangrouve di Kawasan Pesisir dan Pantai https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/185 <p>Melalui pengawasan dan pengendalian pengelolaan kawasan hutan mangrove di pesisir pantai, penegakan hukum oleh aparat penegak hukum ternyata masih rendah. Hal ini juga didukung oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hutan mangrove terhadap lingkungan perairan. Daerah pesisir dan pesisir, yang rentan terhadap abrasi, membutuhkan pengelolaan berkelanjutan dan perlindungan hutan mangrove. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan aksi bersama, yaitu penanaman mangrove di wilayah pesisir dan pesisir. Kegiatan penyuluhan dan aksi penanaman mangrove ini dilakukan di wilayah pesisir Dusun Semunduk, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pemerintah desa dan masyarakat mengapresiasi adanya kegiatan penyuluhan dan penanaman mangrove. Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kawasan pesisir dan pantai menjadi program utama yang dilaksanakan dan dikembangkan di masa depan. Hal ini sebagai bentuk komitmen dan kolaborasi bersama antara akademisi dan masyarakat terhadap upaya perlindungan lingkungan di wilayah pesisir melalui penanaman mangrove. Selain itu, kesadaran hukum masyarakat juga muncul secara alamiah dengan pengetahuan dan pemahaman tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara preventif dan represif.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Penyuluhan hukum, penanaman bakau, perlindungan kawasan pesisir dan pantai</p> Yulias Erwin, Rina Rohayu Harun, Nurjannah Septyanun Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/185 Fri, 05 Feb 2021 00:00:00 +0700 Pengembangan Desain Map dan Penggunaan Kode Warna Rekam Medis di Rumah Sakit PMC Tahun 2020 https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/183 <p>Semua kegiatan pencatatan rekam medis akan disimpan di map/sampul rekam medis yang bertujuan memelihara keutuhan susunan lembaran-lembaran rekam medis dan mencegah terlepas atau tersobeknya lembaran, sebagai akibat sering membolak-balik lembaran tersebut. Map/sampul rekam medis terdapat kode warna dengan maksud untuk mencegah keliru simpan dan memudahkan mencari berkas rekam medis yang salah simpan. Kode warna sangat efektif apabila dilaksanakan dengan sistem penyimpanan secara terminal digit atau middle digit, cara yang sering digunakan adalah menggunakan 10 macam warna untuk sepuluh angka pertama dari 0 sampai 9. Tujuan kegiatan memberikan penyuluhan berupa pengetahuan kepada rekam medis tentang desain map rekam dan kode warna rekam medis. Metode Pelaksanaan terdiri dari perencanaan, tindakan pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Hasilnya peningkatan pengetahuan dan peningkatan keterampilan yang diperoleh oleh peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan, sehingga dapat bermanfaat bagi rumah sakit dan bisa menerapkan map rekam medis, kode warna sesuai dengan Prosedur rekam medis untuk meninggakatkan mutu pelayanan kepada pasien.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> Map rekam medis, Kode Warna Rekam Medis, Rumah Sakit</p> Henny Maria Ulfa, Tona Doli Silitonga, Twenty Gustia Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/183 Sun, 07 Feb 2021 00:00:00 +0700 Upaya Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Tentang Dampak Pernikahan Dini Bagi Kesehatan https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/192 <p><em>Early marriage has had a profound impact on adolescents and has become a barrier to individual and social development. Some strategies that can be done are providing health education to adolescents. The purpose of this activity is to increase knowledge for adolescents about the impact of early marriage. This activity involved 30 teenagers aged 13-19 years old in Ciborelang Village, Jatiwangi Majalengka Subdistrict, so that they have good knowledge of the impact of early marriage. The method used is counseling using PPT media and video. The results of this service show that adolescents have good knowledge, give positive responses and are very enthusiastic in this outreach activity.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>:</em> <em>Knowledge, youth, early marriage</em></p> Ruri Yuni Astari Ruri, Yeni Paramitha Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/192 Tue, 16 Feb 2021 00:00:00 +0700 Sosialisasi Konsumsi Hasil Laut sebagai Pangan Fungsional dalam Usaha Peningkatan Sistem Imunitas Tubuh selama Masa Pandemi Covid-19 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/195 <p>Virus Covid-19 telah menyebar secara luas di seluruh dunia dan berdampak pada berbagai sektor.&nbsp; Salah satu kebijakan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus ini adalah dengan pembatasan aktivitas dan penerapan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan) dalam beraktivitas. Hal lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, salah satunya adalah produk hasil laut. Informasi ini disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya perwakilan guru dan siswa SMA se Kota Pontianak, Kalimantan Barat dengan jumlah peserta 256 orang. Sosialisasi ini dilakukan melalui program PKM PS Ilmu Kelautan , FMIPA Universitas Tanjungpura dalam bentuk webinar dan disertai dengan <em>pre-test </em>dan <em>post-test </em>sebagai bentuk evaluasi. Salah satu hasil laut yang mengadung nutrisi yang tinggi adalah ikan. Ikan merupakan bahan pangan fungsional yang mengandung protein, vitamin, minesal, asam lemak omega-3 (PUFA), EPA, DHA, asam amino taurin. Ikan dengan kandungan gizi yang tinggi dan mudah diperoleh oleh masyarakat diharapkan dapat meningkatkan ketahanan gizi dan imunitas tubuh. Pemahaman peserta terkait materi konsumsi hasil laut sebagai pangan peningkat imunitas tubuh dengan indikator hasil kuisioner <em>pre-test </em>&nbsp;dan <em>post-test </em>meningkat dari 60-70% menjadi 90-100%. Respon dan antusiasme peserta tinggi yang ditunjukkan oleh peserta dalam bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.</p> <p><em>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</em></p> Agus Yuliono, Warsidah, Mega Sari Juane Sofiana, Arie A. Kushadiwijayanto, Apriansyah, Yusuf A. Nurrahman, Anthoni B. Aritonang Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/195 Tue, 16 Feb 2021 00:00:00 +0700 Sosialisasi Manfaat Pengelolaan Keuangan Sekolah Berbasis Teknologi https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/196 <p>Agenda sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta meningktakan pemahaman bagi pera pengelola keunagan sekolah dengan memanfaatkan&nbsp; tekonologi sebagai media yang dapat mempermudah pekerjaan serta dapat memberikan hasil yang lebih cepat dan tepat yang&nbsp; kemudian memberikan kemudahan bagi para manajemen sekolah mengambil keputusan yang berpengaruh pada pelayanan pendidikan. Kegiatan ini berlokasi di Kabupaten Kampar tepatnya di Kecamatan Tambang, Desa Tarai Bangun, Jalan Kubang Raya yaitu SMK Al-Faruqi yang beru berusia 4 tahun.&nbsp;Sosialisasi ini dikhusukan bagi para pengelola keuangan sekolah dengan&nbsp; harapan dapat memberikan pemahan yang terlihat antusias&nbsp; pemateri dan respon baik dari peserta saat sesi diskusi, praktek, dan materi berlangsung. Sehingga nanatinya dapat memberikan manfaat bagi pihak sekolah yang tentunya membutuhkan banatak informasi dan contoh untuk dapat bersaing dengan sekolah-sekolah setingkat lainnya dalam hal kualitas pelayanan dan pengelolaan keuangan sekolah.</p> <p><strong><em>Keywords</em></strong>: <em>Sosialisasi, Pengelolaan Keuangan Sekolah, Teknologi.</em></p> Nadia Faturrahmi Lawita, Linda Hetri Suriyanti, Dwi Fiona Sari, Siti Samsiah, Agustiawan Agustiawan, Wira Ramashar Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/196 Tue, 16 Feb 2021 00:00:00 +0700 Pelatihan dan Bimbingan Budidaya Ternak Lele Dalam Ember di Tengah Ibu Kota Jakarta https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/190 <p>Tujuan pelatihan budidaya dalam ember ini adalah untuk meningkatkan ekonomi dari warga kelurahan Kuningan Timur, Arya Kemuning, serta pemanfaatan lahan sekitar yang terbatas. Metode yang digunakan adalah melakukan pendekatan ke perangkat kelurahan dan RW untuk mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan masalah sosial di daerah tersebut. Setelah mengidentifikasi masalah, tim melakukan persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan, kemudian memberikan pelatihan secara daring kepada warga. Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek tentang pembudidayaan lele dalam ember hingga pemasarannya. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan tentang cara pembudidayaan lele ini.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: pembudidayaan ikan lele, desa wisata, ekonomi.</p> Intan Tri Annisa, Lily Deviastri, M. Refki Novesar Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/190 Thu, 18 Feb 2021 00:00:00 +0700 Penguatan Prophetic Parenting Bagi Orangtua Di Kelurahan Patangpuluhan Wirobrajan Yogyakarta https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/193 <p>Beberapa penelitian tentang pengasuhan menghasilkan bahwa pengasuhan mempunyai dampak panjang dalam kehidupan anak. Pengasuhan merupakan proses internalisasi nilai-nilai kehidupan dan karakter kepada anak. Implikasi pengasuhan akan tercermin dari kerakter anak pada masa berikutnya. Lemahnya karakter anak zaman sekarang yang sering diungkap media, tentu merupakan bagian dari dampak pengasuhan orangtua. Umat Islam mempunyai pola pengasuhan yang diyakini merupakan pengasuhan komprehensif yang dikenal dengan prophetic parenting. Prophetic parenting merupakan pola pengasuhan yang disarikan dari nilai-nilai yang diajarkan oleh Rasulullah. Ada lima konsep pola pengasuhan yang diajarkan Rasulullah yaitu: qudwah hasanah (contoh yang baik), mauidzah hasanah (nasihat yang baik), al-‘adah (pembiasaan), al-mulahadzah (perhatian), uqubah wa ujarah (proporsional). Program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini memberi penguatan kepada para orangtua tentang pengasuhan tersebut. PPM ini dilaksanakan tanggal 15 Desember 2019, 3 dan 13 Januari 2020. Metode yang digunakan adalah tabligh (penyuluhan dan pengajian)di pertemuan ibu-ibu, pengajian di musholla dan di masjid. Melalui beberapa kali penyuluhan dan pengajian telah menguatkan kesadaran orangtua untuk mengimplementasikan pengasuhan ala Rasulullah tersebut.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: <em>prophetic parenting, mulahadzah, ‘adah, uqbah wa ujrah, mauidzah, qudwah,</em><em> tabligh</em></p> Sutipyo Ru'iya, Teguh Santoso Dody S, Herina Octaviani Saputri Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/193 Fri, 19 Feb 2021 00:00:00 +0700 Pelatihan Manajemen Peningkatan Diri Bagi Penerima Beasiswa RZIS dan Dompet Amal Kota Semarang https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/189 <p>Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pelatihan manajemen peningkatan diri (Life Skill) yang dapat di terapkan bagi Penerima Beasiswa Rumah Amal Lazis Unnes Dan Dompet Amal Semarang melalui pelatihan yang dilaksanakan oleh Dosen Universitas Bina Sarana Informatika. Teknik pendekatan dilakukan dengan metode seminar dan simulasi secara oral dan menggunakan perangkat komputer. Hasil kegiatan dapat meningkatkan life skill, mengidentifikasi dan memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya berdasarkan karakter pribadi serta dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan baik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>:Potensi Dasar, Life Skill, Karakter Manusia</p> Ade Siagian, Rahmat Saleh Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/189 Wed, 24 Feb 2021 00:00:00 +0700 Peningkatan Keterampilan Siswa Sanggar Kegiatan Belajar melalui Pelatihan Desain Merchandise sebagai Modal Technopreneur https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/175 <p><strong>Abstract </strong></p> <p><em>SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) is a school at the SD, SMP and SMA levels under the auspices of the government. The majority of SKB students do not continue to study due to special needs such as financial problems, disability conditions or reasons of academic ability. SKB in its work has carried out extracurricular and intracurricular-based learning. This is intended to collect and increase their potential in other sectors. Skills outside the field of education or academics are competitiveness that need to be considered because many SKB alumni are pursuing careers as entrepreneurs. Therefore, to improve the skills of SKB students, a training in marchandise design is held as a technopreneur capital and increases the competitiveness of graduates. The method used in carrying out this training is the workshop method or direct practice. An important point in this training is the mug design that is printed directly on the mug that has been provided. The method used to print the design onto a mug is a mug press. The reason for using this method is due to its practicality and ease of use by various groups compared to screen printing techniques. Besides the majority of SKB students, the training participants were also attending SKB teachers and practitioners of entrepreneurs. Through this training, creative and innovative designs were produced and each participant was given the opportunity to do their own printing using a mug press tool. As a continuation of this service activity, the participants were given offers of cooperation in mug printing with mug business practitioners in the hope that the abilities they have achieved can be of economic value.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong> <em>Press Mug, technopreneur, Sanggar Kegiatan Belajar, Design, Marchandise</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) merupakan sekolah tingkat SD, SMP dan SMA dibawah naungan pemerintah. Mayoritas siswa SKB tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan dikarenakan kebutuhan khusus seperti masalah finansial, kondisi disabilitas maupun alasan kemampuan akademis. SKB dalam kiprahnya telah mengusung pembelajaran berbasis ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. Hal ini dimaksudkan untuk menghimpun dan mendongkrak potensi mereka di sektor yang lain. Keterampilan diluar bidang pendidikan atau akademis menjadi daya saing yang perlu dipertimbangkan dikarenakan banyak alumni SKB yang meniti karirnya sebagai pengusaha. Oleh karena itu, untuk meningkatkan keterampilan siswa-siswi SKB diselenggarakan suatu pelatihan desain <em>marchandise</em> sebagai modal <em>technopreneur</em> dan meningkatkan daya saing lulusan. Metode yang digunakan dalam menjalankan pelatihan ini yaitu dengan metode <em>workshop</em> atau praktik secara langsung. Adapun poin penting dalam pelatihan ini yaitu desain mug yang langsung dicetak pada bahan mug yang telah disediakan. Metode yang digunakan untuk mencetak desain ke mug yaitu dengan alat <em>press</em> mug. Alasan digunakannya metode ini dikarenakan kepraktisannya dan mudah dilakukan oleh berbagai kalangan dibandingkan dengan teknik sablon. Peserta pelatihan selain mayoritas siswa-siswi SKB juga turut hadir juga guru SKB dan praktisi pengusaha UMKM. Melalui pelatihan ini dihasilkan desain-desain yang kreatif dan inovatif serta setiap peserta diberi kesempatan untuk melakukan pencetakan sendiri menggunakan alat <em>press</em> mug. Sebagai kelanjutan dari kegiatan pengabdian ini, para peserta diberikan penawaran kerjasama pencetakan mug dengan praktisi bisnis mug dengan harapan kemampuan yang telah mereka raih dapat menjadi bernilai ekonomis.</p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: Press Mug, technopreneur, Sanggar Kegiatan Belajar, Desain, Marchandise</em></p> <p>&nbsp;</p> Bagus Adhi Kusuma, Riyanto, Kuat Indartono, Prayoga Pribadi, Arief Kurnia Ramadhani Copyright (c) 2020 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/175 Fri, 26 Feb 2021 00:00:00 +0700 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dengan “Cuci Tangan Pakai Sabun” Untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat di Dusun Lendang Bajur Gunung Sari Lombok Barat https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/168 <p>Tangan adalah pembawa kuman terbanyak yang menyebabkan diare dan infeksi pernapasan. Kebiasaan cuci tangan dengan sabun dapat mengurangi terjadinya diare hingga hampir 50 persen dan infeksi pernapasan sebesar 25 persen di antara anak-anak di bawah lima tahun. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pentingnya cuci tangan, dan cara cuci tangan yang baik dan benar. Waktu yang dibutuhkan sejak persiapan hingga&nbsp; pelaksanaan&nbsp; adalah 1 (satu) minggu. Keluarga dan masyarakat di dusun lendang bajur Gunung Sari antusias mengikuti kegiatan ini, dan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan tentang cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar.</p> <p>Kata Kunci : PHBS, Cuci tangann Pakai Sabun</p> misroh mulianingsih, Abdul Haris Copyright (c) 2020 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/168 Fri, 26 Feb 2021 00:00:00 +0700 Sosialisasi dan Pendampingan Terhadap Masyarakat Desa Ketawang Perihal Waqaf Produktif https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/197 <p>Waqaf adalah penyerahan harta kepemilikan kepada Tuhan, dengan waqaf maka akan muncul sistem pengelolaan, artinya tergantung pada bagaimana peruntukan harta tersebut (Mauquf alaih). Di dalam hukum positif, perwaqafan masuk dalam hukum agraria No.5 Tahun 1960. Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kasus perwaqofan tanah, tertuang dalam UUPA “Akronim dari kata Undang-Undang Pokok Agraria” BAB XI Pasal 49 yang berbunyi: (1) Hak milik tanah badan-badan keagamaan dan sosial sepanjang dipergunakan untuk usaha dalam bidang keagamaan dan sosial diakui dan dilindungi. Badan-badan tersebut dijamin pula akan memperoleh tanah yang cukup untuk bangunan dan usahanya dalam bidang keagamaan dan sosial. (2) Untuk keperluan peribadatan dan keperluan suci lainnya sebagai dimaksud dalam pasal 14 dapat diberikan tanah yang dikuasai langsung oleh Negara dengan hak pakai. (3) Perwakafan tanah milik dilindungi dan diatur dengan Peraturan Pemerintah. &nbsp;Desa Ketawang memiliki beberapa problem pengelolaan harta warisan, hal ini memerlukan pendekatan kekeluargaan pun pendampingan atas hukum positif dan agama. Oleh sebab itu, desa Ketawang lebih tepatnya masyarakat perlu mengetahui bahwa waqaf sendiri sangat beragam jenisnya pun pengelolaan atas pengamanan harta warisan. Salah satunya adalah waqaf produktif, dengan asumsi pengembangan dan penyebarluasan yang bertumpu pada kemaslahatan. Sehingga perlu ada sinergi baik dari IAI al-Qolam pun dengan masyarakat di Desa Ketawang. Pendampingan ini bertujuan untuk mensinergikan, utamanya adalam bentuk waqaf.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Waqaf Produktif, Pendampingan dan Desa Ketawang</p> Nurhayati Nurhayati Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/197 Thu, 25 Feb 2021 00:00:00 +0700 Pelatihan Edukasi Bagi Perempuan Untuk Menghasilkan Produk Kreatif Berbasis Agribisnis Lidi Sawit Di Kecamatan Sail Kota Pekanbaru https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/198 <p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kantor Camat Sail Kota Pekanbaru. Adapun kegiatan ini dilakukan dengan Kelompok PKK&nbsp; yang tergabung dalam Kelompok Pengrajin Anyaman Tualang Maju Bersama di Kecamatan Sail Kota Pekanbaru yang beranggotakan 40 orang, Pelatihan yang dilakukan yaitu Pelatihan Pengelolaan Agribisnis di Tingkat Petani, Pelatihan Penguatan Kelompok Pemberdayaaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pelatihan Kewirausahaan Mandiri pada Tingkat Kelompok PKK serta melakukan evaluasi atas kegiatan yang sudah dilakukan.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> Pelatihan Edukasi Bagi Perempuan</p> Penti Suryani, Rimet Rimet, Dewi Diniaty, Virna Museliza Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/198 Fri, 26 Feb 2021 00:00:00 +0700 E-Marketing Pada Petani Monja (Lemon Jahe) di Masa New Normal di Desa Saentis https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/187 <p>Tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu menyelesaikan permasalahan prioritas mitra sehingga mitra mampu menjadi wirausaha mandiri yang berbasis IPTEK serta mengarah pada ekonomi kreatif dan produktif dalam mengembangkan hasil pasca panen buah lemon dan jahe. Permasalahan prioritas yang mitra alami yaitu&nbsp; pada aspek manajemen usaha diantaranya: a) mitra belum memiliki pengetahuan strategi promosi dalam memasarkan hasil olahan sari lemon dan jahe, b). mitra perlu pengembangan pengetahuan terkait segmentasi pasar. Adapun manfaat dari kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berwirausaha bagi petani dan ibu PKK melalui pemasaran produk pertanian berbasis online ( e – marketing). Kegiatan ini mengakibatkan peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta dapat menciptakan peluang usaha baru bagi mitra sehingga terciptanya kelompok petani mandiri secara ekonomi dan mengarah ke ekonomi produktif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: (1) Focus Group Discussion (FGD) untuk tahap evaluasi awal untuk mengetahui potensi peserta dalam pemasaran produk pertanian (2) Metode ceramah untuk program E- marketing hasil pertanian; (3) Metode demonstrasi untuk tahap pelatihan E- marketing.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : Peningkatan pendapatan, petani, e-marketing</p> Ardhansyah Putra Harahap, Dwi Saraswati Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/187 Mon, 01 Mar 2021 00:00:00 +0700 Sosialisasi Dan Pelatihan Penjualan Dengan E-Commerce Pada Santri Pondok Pesantren Quro Bilal Bin Robah https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/199 <p>Pondok Pesantren Quro Bilal Bin Robah merupakan pondok pesantren Tahfidz yang berada di Depok, Jawa Barat. Pondok pesantren saat ini hanya terfokus pada pelajaran agama dan bimbingan kewirausahaan kepada santri dengan mengajarkan kewirausahaan secara konvensional, dimana produk yang dihasilkan masih dipasarkan secara offline.&nbsp; Padahal pemasaran pada zaman sekarang ini, seharusnya sudah memanfaatkan kemajuan teknologi. Peranan teknologi dalam pemasaran berkaitan dengan cara promosi dan mendistribusikan barang dan jasa kepada kelompok pembeli, sehingga pemasaran barang dan jasa dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan e-commerce sehingga diharapkan ada pengembangan akses pasar atas produk-produk yang dihasilkan oleh para santri. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian pada santri Pondok Pesantren Quro Bilal Bin Robah, maka dapat disimpulkan, pertama, pengembangan keterampilan para santri tentang kewirausahaan harus ditanamkan sejak dini, dengan memberikan motivasi dan pengetahuan kewirausahaan terhadap para santri. kedua, pengetahuan kewirausahaan menjadi sangat penting untuk kemandirian nanti jika sudah keluar dari pondok, sehingga diperlukan pembekalan kepada para santri saat masih di pondok, guna menghadapi kehidupan dimasa depan. ketiga, seiring perkembangan zaman, pengetahuan dan kemampuan berjualan online dengan menggunakan e-commerce menjadi sangat penting sebab dengan menggunakan aplikasi e-commerce yang mudah menjangkau konsumen dari seluruh Indonesia, sehingga pemasaran hasil-hasil produksi santri dapat lebih luas.</p> <p><strong><em>Kata Kunci : Sosialisasi, Pelatihan, E-commerce, Santri</em></strong></p> Viniyati Maftuchach, Abdul Rohman, Andri Gunawan Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/199 Tue, 09 Mar 2021 00:00:00 +0700 Penyuluhan Tentang Edukasi Physical Distancing Dan Penggunaan Masker Dalam Pencegahan Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) Di Kota Pekanbaru https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/219 <p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kolam Aji 88&nbsp; jalan Kertama Kota&nbsp; Pekanbaru, peserta kegiatan ini adalah Ibu-Ibu Bhayangkari sebanyak 10 orang. Tujuan penyuluhan ini memberikan edukasi physical distancing dan penggunaan masker dalam pencegahan wabah COVID 19 di Kota Pekanbaru. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan ibu-ibu Bhayangkari memahami dan melakukannya dengan baik dan benar.</p> <p><strong>Kata Kunci &nbsp;: </strong>Penyuluhan Edukasi Physical Distancing dan Penggunaan Masker</p> <p>&nbsp;</p> Ratna Nuraini, Nanda Suryadi, Rimet Rimet, Identiti Identiti, Virna Museliza Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/219 Tue, 20 Apr 2021 00:00:00 +0700 Literasi Peran Ibu-Ibu Memahami Akuntansi Rumah Tangga Dalam Menghadapi Era New Normal https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/220 <p>Akuntansi rumah tangga memang belum populer dalakukan di Indonesia karena berbagai faktor. Diantaranya adalah ketidaktahuan akan kegunaannya seperti memberi ketenangan karena tidak terjadi defisit keuangan, pengendalian diri karena mengikuti anggaran yang sudah dibuat, dan kepuasan ketika keputusan yang diambil tepat dan terwujudnya rencana jangka panjang sepert yang uangkapkan oleh beberapa penelitian yang dilakukan oleh para scholar di Indonesia. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah adalah ibu-ibu Bhayangkari karena praktik akuntansi rumah tangga dapat dilakukan oleh keluarga yang telah mempunyai pendapatan melebihi standar hidup minimal. Ini disebabkan oleh pendapatan yang sedikit dalam rumah tangga miskin, semua pendapatan akan dihabiskan untuk konsumsi. Informasi yang kami berikan ternyata memang sesuatu yang belum dipraktikkan oleh para peserta terutama dalam hal pencatatan. Namun sebagian dari peserta sudah melakukan penganggaran secara lebih sederhana dengan membuat alokasi-alokasi pengeluaran sehari-hari maupun bulanan dalam pos-pos tersendiri namun tanpa melakukan pencatatan.</p> <p><strong>Keywords:</strong> Penyuluhan akuntansi rumah tangga</p> Rimet Rimet, Identiti Identiti, Nanda Suryadi, Virna Museliza Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/220 Tue, 20 Apr 2021 00:00:00 +0700 Penggunaan Aplikasi Dekat.Net Guna Meningkatkan Kualitas Dosen dan Guru Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/216 <p>Berdasarkan survei yang dilakukan dan di teliti oleh para tim pengabdian kepada masyarakat , adanya temuan kendala dalam penggunaan <em>platform</em> yang sudah ada sebelumnya. Seperti <em>zoom </em>, <em>google meet</em> , <em>live streaming</em> dan lain sebagainya yang sangat menguras kuota dan adanya batasan waktu dalam penggunaan nya saat <em>login</em>. Seperti pada penggunaan aplikasi zoom terdapat batasan waktu dan peserta. Jika tidak memperbaharui aplikasi zoom , maka ruang lingkup peserta yang masuk menggunakan aplikasi zoom tersebut sangat terbatas. Akibat nya para guru maupun dosen sebagai tenaga pengajar ini mengalami keluhan – keluhan ketika melakukan proses mengajar. Bukan itu saja siswa maupun mahasiswa juga berdampak hal yang sama. &nbsp;Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar para guru maupun dosen sebagai tenaga pengajar tahu bahwa ada <em>platform</em> yang lebih mudah digunakan ketimbang <em>plafform - platform</em> yang lain, yang mungkin sudah ada di pakai sebelumnya. Luaran jangka panjang adalah diharapkan <em>plaftrom</em> dekat.net ini dapat dikenal luas oleh para guru maupun dosen sebagai tenaga pengajar yang ada di seluruh Indonesia. Dalam hal ini untuk mencapai target yang di inginkan , maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di lakukan dalam beberapa tahap , yaitu sebagai berikut : 1) perkenalan para guru maupun dosen sebagai tenaga pengajar , 2) Pemaparan materi tentang <em>platform</em> dekat.net berupa <em>power point </em>yang di tampilkan dengan bantuan <em>projektor</em> , 3) Pelatihan cara <em>mendownload plaftrom</em> di <em>play store</em>, <em>app store</em> maupun membuka dari <em>website </em>dengan cara mengetikkan <em>URL</em> : detik.net , 4) Pendampingan <em>platform</em> dekat.net ini dilakukan bertahap yaitu selama dua hari, 5) dilakukan evaluasi secara keseluruhan yang dilakukan selama <em>webinar </em>berlangsung.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : Platform, dekat.net, pembelajaran jarak jauh, pelatihan, teknologi informasi dan komunikasi</p> Sri Mardiyati, Lusi Ariyani, Rahmatullah, Firdaus Budhy Saputro Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/216 Tue, 20 Apr 2021 00:00:00 +0700 Sosialisasi Terhadap Generasi Muda Tentang Edukasi Penggunaan Internet Dan Memberikan Pelatihan Dasar Microsoft Word https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/215 <p>Menurut Kemkominfo, jumlah pengguna internet di indonesia mencapai 82 juta orang dan berada pada peringkat ke-8 dunia. Dari jumlah tersebut, 80 persen diantaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun. Untuk pengguna Facebook, Indonesia berada di peringkat 4 dunia. Dengan jumlah pengguna internet yang mayoritas menggunakan jejaring sosial dan berbagai akses informasi maka sangat diperlukan edukasi yang tepat mengenai internet itu sendiri.Pengaruh konten negatif di internet berupa pornografi, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik, cyberbullying, dan kejahatan dunia maya. Untuk menghindari kejahatan di dunia maya selalu ditekankan prinsip dasar yang harus diketahui dalam menggunakan internet. Prinsip dasar di dunia nyata berlaku pula di dunia maya. Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat (cyber ethics). Hal ini perlu disampaikan untuk menghindari kebiasaan jelek di dunia nyata akan terbawa di dunia maya dan menimbulkan kembali efek negatif di dunia nyata. Menjadi alasan mengapa diperlukannya sosialisasi dan pengenalan mengenai bagaimana perlunya memperkenalkan penggunaan internet yang baik dan sesuai sehingga dapat mengatasai bahaya yang mengancam dari konten-konten negatif yang ada. Kemkominfo sendiri berusaha mengubah citra internet menjadi sepenuhnya positif. Hasil dari sosialisasi Ini adalah siswa mampu membedakan bagaimana internet yang baik digunakan dan yang tidak baik digunakan, selainitu kegiatan ini juga menambah pengetahuan siswa tentang dampak-dampak penggunaan internet.</p> Muhammad Luthfi Hamzah, Rizky Ariansyah, Eki Saputra, Idria Maita, Anofrizen Anofrizen, Zarnelly Zarnelly Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/215 Mon, 10 May 2021 00:00:00 +0700 The Peran Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai Media Pembelajaran untuk Menstimulasi Minat Membaca Siswa Tk Al-Aflah Jagakarsa Jakarta Selatan https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/237 <p>Belajar membaca sangat menentukkan perkembangan mental anak dan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan potensi diri anak usia dini. Banyak guru yang belum mampu memaksimalkan pembelajaran membaca dengan cara bermain, bahkan orang tua murid menyekolahkan anak di Taman Kanak-kanak sebagian besar belum memahami bahwa untuk mengoptimalkan perkembangan anak diperlukan sarana bermain. Untuk itu, kami mencoba memberikan sosialisasi budaya membaca dengan Alat Permainan Edukatif (APE). Diharapkan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini para pengajar mampu memanfaatkan benda di sekitar untuk dijadikan alat permainan yang mampu menstimulasi membaca siswa Taman Kanak-kanak.</p> Anggun Citra Dini Dwi Puspitasari, Rahmawati Rahmawati Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/237 Tue, 11 May 2021 00:00:00 +0700 Eskalasi Kompetensi Guru Menyusun Soal Berbasis Regional Di SPM Madrasatul ‘Ulya PP. Miftahul Mubtadiin Nganjuk https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/253 <p>Di antara kompetensi guru yang harus dikembangkan adalah kemampuan dalam menilai hasil belajar yang telah dijalankan bersama para siswa, penilaian tersebut bisa berupa kumpulan soal, kuesioner, dan instrumen penilaian lainnya. Kemampuan penilaian ini seolah menjadi hal yang wajib untuk dikuasai oleh semua guru termasuk tenaga pengajar di lingkungan pesantren, karena tugas guru bukan hanya mengajar, tapi juga berkewajiban untuk melakukan penilaian terhadap keberhasilan para siswa. Namun, fakta di lapangan, masih banyak para guru yang memerlukan peningkatan keterampilan dalam menyusun sebuah alat yang digunakan untuk mengukur apakah tujuan dari proses belajar mengajar yang selama ini dijalankan telah berhasil secara maksimal. Jika alat ukur yang dijadikan medium kurang tepat, maka hasilnya pun akan jauh dari harapan. Akibat dari kesalahan tersebut adalah terkadang jawaban yang salah oleh siswa belum tentu karena siswa kurang mengusai materi, namun karena redaksi atau cara penyampaian soal yang masih subyektif oleh pembuat soal itu sendiri, maksud isi soal dari penyusun belum tentu mengejawantahkan kunci dari soal tersebut. Maka kiranya perlu untuk mengadakan pendampingan dalam mengawal para guru untuk menyusun sebuah alat penilaian berupa soal dengan memanfaatkan khasanah lokal dan tanpa meninggalkan ciri khas dari pesantren itu sendiri.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Pendampingan, Kompetensi Guru, Penyusunan Soal</p> M Yusuf, Juni Iswanto Copyright (c) 2021 Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) https://yrpipku.com/journal/index.php/ceej/article/view/253 Thu, 24 Jun 2021 00:00:00 +0700